Budidaya Ikan Hias: Komoditas Menguntungkan yang Layak Dicoba

Budidaya ikan hias merupakan komoditas yang dapat dikembangkan karena merupakan kegiatan yang menguntungkan dan memiliki prospek pasar yang baik. Salah satu contoh keberhasilan budidaya ikan hias adalah di daerah Blitar, Jawa Timur. Di sana, budidaya ikan hias telah menjadi sumber pendapatan utama bagi masyarakat setempat.

Budidaya ikan hias memiliki beberapa manfaat, antara lain:

  • Menciptakan lapangan kerja baru.
  • Meningkatkan pendapatan masyarakat.
  • Mengurangi ketergantungan pada sektor pertanian.

Selain itu, budidaya ikan hias juga memiliki sejarah yang panjang. Di Indonesia, budidaya ikan hias berawal pada masa penjajahan Belanda.

Pada artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang budidaya ikan hias, mulai dari teknik pemeliharaan, jenis-jenis ikan hias, hingga peluang bisnis di bidang ini.

Budidaya Ikan Hias Merupakan Komoditas yang Dapat Dikembangkan Karena

Budidaya ikan hias merupakan salah satu komoditas yang sangat potensial untuk dikembangkan. Hal ini dikarenakan beberapa faktor penting, antara lain:

  • Pasar yang luas
  • Permintaan yang terus meningkat
  • Mudah dibudidayakan
  • Tidak memerlukan lahan yang luas
  • Dapat dimulai dengan modal yang kecil
  • Hasil panen yang menguntungkan
  • Memberikan lapangan kerja baru
  • Dapat dijadikan sebagai hobi

Selain itu, budidaya ikan hias juga memiliki beberapa keunggulan, seperti:

  • Mudah dirawat
  • Tidak membutuhkan pakan yang mahal
  • Tidak menimbulkan bau yang menyengat

Dengan demikian, budidaya ikan hias merupakan sebuah usaha yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan.

Pasar yang luas

Salah satu faktor yang membuat budidaya ikan hias menjadi komoditas yang sangat potensial untuk dikembangkan adalah karena memiliki pasar yang luas. Hal ini dikarenakan ikan hias memiliki daya tarik tersendiri bagi banyak orang, mulai dari keindahan warna, bentuk, hingga keunikan jenisnya.

  • Domestik
    Pasar ikan hias di Indonesia sangat besar, dengan permintaan yang terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini disebabkan oleh semakin banyaknya masyarakat yang menjadikan ikan hias sebagai hobi atau koleksi.
  • Ekspor
    Selain pasar domestik, ikan hias Indonesia juga memiliki potensi ekspor yang sangat besar. Saat ini, ikan hias Indonesia telah diekspor ke berbagai negara di dunia, seperti Singapura, Malaysia, Jepang, dan Amerika Serikat.
  • Online
    Perkembangan teknologi juga semakin membuka peluang pasar ikan hias. Saat ini, banyak orang yang membeli ikan hias secara online, melalui berbagai platform seperti marketplace dan media sosial.

Luasnya pasar ikan hias ini tentunya menjadi sebuah peluang besar bagi para pelaku usaha budidaya ikan hias. Dengan mengoptimalkan kualitas dan pemasaran, pelaku usaha dapat memperoleh keuntungan yang besar dari usaha budidaya ikan hias.

Permintaan yang terus meningkat

Salah satu faktor pendorong pertumbuhan budidaya ikan hias adalah permintaan yang terus meningkat. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Meningkatnya kesadaran masyarakat akan keindahan ikan hias
  • Bertambahnya jumlah hobiis ikan hias
  • Penggunaan ikan hias sebagai dekorasi rumah dan kantor

Meningkatnya permintaan ikan hias ini tentunya menjadi peluang besar bagi para pelaku usaha budidaya ikan hias. Para pelaku usaha dapat mengoptimalkan produksi dan pemasaran untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.

Sebagai contoh, di daerah Blitar, Jawa Timur, permintaan ikan hias terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini menyebabkan banyak masyarakat beralih profesi menjadi pembudidaya ikan hias. Bahkan, saat ini Blitar dikenal sebagai salah satu sentra ikan hias terbesar di Indonesia.

Memahami hubungan antara permintaan yang terus meningkat dan budidaya ikan hias merupakan komoditas yang dapat dikembangkan karena sangat penting bagi para pelaku usaha. Dengan memahami hal ini, pelaku usaha dapat mengambil langkah-langkah strategis untuk mengembangkan usahanya, seperti meningkatkan produksi, melakukan inovasi produk, dan memperluas pemasaran.

Mudah dibudidayakan

Salah satu faktor yang membuat budidaya ikan hias menjadi komoditas yang dapat dikembangkan karena mudah dibudidayakan. Ikan hias tidak membutuhkan perawatan yang rumit dan dapat dipelihara di tempat yang terbatas, sehingga sangat cocok bagi pemula yang ingin memulai usaha budidaya ikan hias.

  • Tidak memerlukan lahan luas

    Ikan hias dapat dibudidayakan di lahan yang terbatas, seperti di pekarangan rumah atau di dalam ruangan. Hal ini sangat cocok bagi pelaku usaha yang tidak memiliki lahan yang luas.

  • Perawatan yang mudah

    Ikan hias tidak membutuhkan perawatan yang rumit. Pemberian pakan cukup dilakukan 1-2 kali sehari, dan pembersihan akuarium dapat dilakukan seminggu sekali.

  • Tidak menimbulkan bau yang menyengat

    Ikan hias tidak menimbulkan bau yang menyengat, sehingga cocok untuk dipelihara di dalam ruangan.

  • Cepat berkembang biak

    Ikan hias memiliki tingkat reproduksi yang tinggi, sehingga dapat dipanen dalam waktu yang relatif singkat.

See also  Panduan Lengkap Menjelajahi Pasar Ikan Hias Sentra Ikan Hias Terlengkap Sidoarjo

Kemudahan dalam membudidayakan ikan hias ini menjadikannya sebuah usaha yang sangat menjanjikan, terutama bagi pemula yang ingin memulai usaha dengan modal yang kecil.

Tidak memerlukan lahan yang luas

Tidak memerlukan lahan yang luas merupakan salah satu faktor yang membuat budidaya ikan hias menjadi komoditas yang dapat dikembangkan karena. Hal ini sangat cocok bagi pelaku usaha yang memiliki keterbatasan lahan.

  • Budidaya di lahan terbatas

    Budidaya ikan hias tidak memerlukan lahan yang luas. Ikan hias dapat dibudidayakan di lahan terbatas, seperti di pekarangan rumah, di dalam ruangan, atau bahkan di apartemen.

  • Penggunaan vertikultur

    Untuk mengoptimalkan lahan yang terbatas, pelaku usaha dapat menggunakan teknik vertikultur. Vertikultur adalah teknik budidaya ikan hias dengan memanfaatkan ruang vertikal, seperti dengan menggunakan rak atau kolam bertingkat.

  • Budidaya di akuaponik

    Akuaponik adalah teknik budidaya ikan hias yang diintegrasikan dengan budidaya tanaman. Teknik ini sangat cocok untuk pelaku usaha yang memiliki lahan terbatas, karena dapat menghemat ruang dan air.

  • Budidaya di kolam terpal

    Kolam terpal adalah jenis kolam yang terbuat dari bahan terpal. Kolam terpal sangat cocok untuk budidaya ikan hias di lahan terbatas, karena mudah dipasang dan dipindahkan.

Ketidakbutuhan lahan yang luas untuk budidaya ikan hias memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya, bahkan di lahan yang terbatas. Dengan memanfaatkan lahan secara optimal, pelaku usaha dapat memperoleh keuntungan yang besar dari usaha budidaya ikan hias.

Dapat dimulai dengan modal yang kecil

Salah satu faktor yang membuat budidaya ikan hias menjadi komoditas yang dapat dikembangkan karena adalah dapat dimulai dengan modal yang kecil. Hal ini sangat cocok bagi pelaku usaha yang memiliki keterbatasan modal. Dengan modal yang relatif kecil, pelaku usaha sudah dapat memulai usaha budidaya ikan hias.

Modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha budidaya ikan hias bervariasi, tergantung pada skala usaha dan jenis ikan hias yang dibudidayakan. Namun, secara umum, modal yang dibutuhkan cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp 1 juta hingga Rp 5 juta. Modal tersebut dapat digunakan untuk membeli akuarium, filter, aerator, pakan ikan, dan benih ikan hias.

Contoh nyata dari keberhasilan usaha budidaya ikan hias dengan modal kecil adalah kisah Pak Budi, seorang pembudidaya ikan hias di Blitar, Jawa Timur. Pak Budi memulai usahanya dengan modal hanya Rp 1 juta. Ia membeli sebuah akuarium berukuran kecil dan beberapa ekor ikan hias jenis cupang. Dengan perawatan yang telaten, ikan hias yang dibudidayakan Pak Budi berkembang biak dengan baik. Kini, Pak Budi telah memiliki beberapa kolam ikan hias dan mampu menjual ikan hiasnya hingga ke luar kota.

Kemampuan untuk memulai usaha budidaya ikan hias dengan modal yang kecil memberikan peluang bagi banyak orang untuk mengembangkan usaha di bidang ini. Dengan perencanaan dan pengelolaan yang baik, usaha budidaya ikan hias dapat menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan.

Hasil panen yang menguntungkan

Hasil panen yang menguntungkan merupakan salah satu faktor penting yang membuat budidaya ikan hias menjadi komoditas yang dapat dikembangkan. Ikan hias memiliki nilai jual yang tinggi, sehingga dapat memberikan keuntungan yang besar bagi pembudidaya.

  • Harga jual yang tinggi

    Ikan hias memiliki harga jual yang tinggi, terutama untuk jenis-jenis ikan hias yang langka atau memiliki kualitas yang unggul. Harga jual ikan hias dapat berkisar dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah per ekor.

  • Permintaan pasar yang tinggi

    Ikan hias memiliki permintaan pasar yang tinggi, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Hal ini disebabkan oleh semakin banyaknya masyarakat yang menjadikan ikan hias sebagai hobi atau koleksi.

  • Biaya produksi yang relatif rendah

    Biaya produksi ikan hias relatif rendah, terutama untuk jenis ikan hias yang mudah dibudidayakan. Biaya produksi ikan hias meliputi biaya pakan, listrik, dan perawatan kolam.

  • Pemasaran yang mudah

    Ikan hias dapat dipasarkan dengan mudah, baik secara online maupun offline. Pemasaran ikan hias dapat dilakukan melalui media sosial, marketplace, atau toko ikan hias.

Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, pembudidaya ikan hias dapat memperoleh keuntungan yang besar dari hasil panennya. Keuntungan tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan usaha budidaya ikan hias, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan pembudidaya.

Memberikan lapangan kerja baru

Budidaya ikan hias memberikan lapangan kerja baru bagi masyarakat. Hal ini disebabkan karena budidaya ikan hias membutuhkan tenaga kerja dalam berbagai bidang, seperti pembenihan, pemeliharaan, pemasaran, dan pengolahan.

  • Pembenihan

    Pembenihan ikan hias membutuhkan tenaga kerja untuk menyiapkan induk ikan, mengawinkan induk ikan, merawat telur dan larva ikan, hingga melakukan seleksi benih ikan.

  • Pemeliharaan

    Pemeliharaan ikan hias membutuhkan tenaga kerja untuk menyiapkan kolam atau akuarium, memberi makan ikan, menjaga kualitas air, dan mengendalikan penyakit ikan.

  • Pemasaran

    Pemasaran ikan hias membutuhkan tenaga kerja untuk mencari pelanggan, melakukan promosi, dan melakukan transaksi penjualan.

  • Pengolahan

    Pengolahan ikan hias membutuhkan tenaga kerja untuk membersihkan ikan, mengemas ikan, dan mengirim ikan ke pelanggan.

See also  Panduan Komprehensif Bisnis Ikan Hias Mas Koki

Dengan demikian, budidaya ikan hias dapat memberikan lapangan kerja baru bagi masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah.

Dapat dijadikan sebagai hobi

Selain dapat dikembangkan sebagai komoditas yang menguntungkan, budidaya ikan hias juga dapat dijadikan sebagai hobi yang menyenangkan dan memberikan banyak manfaat. Bagi para penggemar ikan hias, memelihara dan membudidayakan ikan hias dapat menjadi kegiatan yang sangat menghibur dan memberikan kepuasan tersendiri.

  • Nilai Estetika

    Ikan hias memiliki nilai estetika yang tinggi, sehingga dapat menjadi dekorasi yang indah untuk rumah atau kantor. Memelihara ikan hias dapat memberikan efek menenangkan dan mengurangi stres.

  • Peluang Belajar

    Budidaya ikan hias dapat menjadi peluang belajar yang baik, terutama bagi anak-anak. Dengan memelihara ikan hias, anak-anak dapat belajar tentang biologi, ekologi, dan tanggung jawab merawat makhluk hidup.

  • Komunitas dan Sosialisasi

    Bagi para hobiis ikan hias, memelihara ikan hias dapat menjadi sarana untuk membangun komunitas dan bersosialisasi dengan sesama penggemar ikan hias. Mereka dapat berbagi pengalaman, pengetahuan, dan tips tentang cara memelihara dan membudidayakan ikan hias.

  • Terapi dan Kesehatan Mental

    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa memelihara ikan hias dapat memberikan manfaat terapi dan kesehatan mental. Melihat ikan hias berenang di akuarium dapat membantu mengurangi stres, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan mood.

Dengan demikian, budidaya ikan hias tidak hanya dapat dijadikan sebagai komoditas yang menguntungkan, tetapi juga dapat menjadi hobi yang menyenangkan dan memberikan banyak manfaat. Bagi para penggemar ikan hias, memelihara dan membudidayakan ikan hias dapat menjadi kegiatan yang sangat menghibur, memberikan peluang belajar, membangun komunitas, dan meningkatkan kesehatan mental.

Mudah dirawat

Salah satu faktor yang membuat budidaya ikan hias menjadi komoditas yang dapat dikembangkan karena mudah dirawat. Ikan hias tidak memerlukan perawatan yang rumit dan dapat dipelihara di tempat yang terbatas, sehingga sangat cocok bagi pemula yang ingin memulai usaha budidaya ikan hias.

Kemudahan perawatan ikan hias ini disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya:

  • Ikan hias memiliki daya tahan tubuh yang kuat, sehingga tidak mudah terserang penyakit.
  • Ikan hias tidak memerlukan pakan khusus yang mahal, cukup diberi pakan pelet atau pakan alami.
  • Ikan hias dapat hidup di berbagai lingkungan, baik di air tawar maupun air laut.

Kemudahan perawatan ikan hias ini memberikan banyak keuntungan bagi pembudidaya, di antaranya:

  • Menghemat biaya produksi, karena tidak memerlukan biaya perawatan yang mahal.
  • Menghemat waktu, karena tidak perlu melakukan perawatan yang rumit.
  • Memudahkan pemula untuk memulai usaha budidaya ikan hias.

Dengan demikian, kemudahan perawatan ikan hias merupakan faktor penting yang membuat budidaya ikan hias menjadi komoditas yang dapat dikembangkan karena memberikan banyak keuntungan bagi pembudidaya.

Tidak membutuhkan pakan yang mahal

Salah satu faktor yang membuat budidaya ikan hias dapat dikembangkan karena tidak membutuhkan pakan yang mahal. Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi pembudidaya karena dapat menekan biaya produksi.

  • Pakan alami

    Ikan hias banyak yang dapat diberi pakan alami, seperti cacing, kutu air, dan jentik nyamuk. Pakan alami ini dapat diperoleh dengan mudah dan biaya yang murah.

  • Pakan buatan

    Jika menggunakan pakan buatan, pembudidaya dapat memilih jenis pakan yang sesuai dengan kebutuhan ikan hias dan harganya terjangkau.

  • Frekuensi pemberian pakan

    Ikan hias tidak perlu diberi pakan terlalu sering, cukup 1-2 kali sehari. Hal ini juga dapat menghemat biaya pakan.

  • Jumlah pakan

    Pemberian pakan ikan hias juga tidak perlu banyak, cukup secukupnya saja. Hal ini karena ikan hias memiliki sistem pencernaan yang pendek.

Dengan demikian, tidak membutuhkan pakan yang mahal menjadi salah satu faktor penting yang membuat budidaya ikan hias dapat dikembangkan karena dapat menghemat biaya produksi dan meningkatkan keuntungan bagi pembudidaya.

Tidak menimbulkan bau yang menyengat

Salah satu keunggulan budidaya ikan hias adalah tidak menimbulkan bau yang menyengat. Hal ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi pembudidaya, khususnya bagi mereka yang memelihara ikan hias di dalam ruangan.

  • Tidak mencemari lingkungan

    Ikan hias yang tidak menimbulkan bau tidak akan mencemari lingkungan sekitar, sehingga aman dan nyaman untuk dipelihara di dalam rumah atau kantor.

  • Menjaga kesehatan

    Bau yang menyengat pada ikan hias dapat mengganggu kesehatan pernapasan, terutama bagi mereka yang memiliki alergi atau sensitif terhadap bau. Dengan memelihara ikan hias yang tidak menimbulkan bau, kesehatan penghuni rumah atau kantor tetap terjaga.

  • Menambah estetika

    Ikan hias yang tidak menimbulkan bau dapat menambah estetika ruangan. Akuarium yang berisi ikan hias yang bersih dan tidak berbau dapat menjadi hiasan yang indah dan menyegarkan.

  • Meningkatkan kenyamanan

    Ikan hias yang tidak menimbulkan bau akan meningkatkan kenyamanan penghuni rumah atau kantor. Mereka dapat menikmati keindahan ikan hias tanpa harus terganggu oleh bau yang menyengat.

See also  Tips Olah Ikan Hias Aquascape Agar Cantik dan Memukau

Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang menyengat menjadi salah satu faktor yang membuat budidaya ikan hias dapat dikembangkan karena memberikan banyak keuntungan bagi pembudidaya, baik dari sisi kesehatan, estetika, maupun kenyamanan.

Pertanyaan dan Jawaban Umum tentang Budidaya Ikan Hias

Pertanyaan dan jawaban umum berikut ini disusun untuk memberikan informasi tambahan dan klarifikasi mengenai budidaya ikan hias sebagai komoditas yang dapat dikembangkan.

Pertanyaan 1: Apa saja faktor yang membuat budidaya ikan hias menjadi komoditas yang dapat dikembangkan?

Jawaban: Budidaya ikan hias dapat dikembangkan karena memiliki beberapa faktor pendukung, seperti pasar yang luas, permintaan yang terus meningkat, mudah dibudidayakan, tidak memerlukan lahan yang luas, dapat dimulai dengan modal yang kecil, hasil panen yang menguntungkan, memberikan lapangan kerja baru, dapat dijadikan sebagai hobi, mudah dirawat, tidak membutuhkan pakan yang mahal, dan tidak menimbulkan bau yang menyengat.

Pertanyaan 2: Apakah budidaya ikan hias cocok untuk pemula?

Jawaban: Ya, budidaya ikan hias cocok untuk pemula karena mudah dibudidayakan dan tidak memerlukan perawatan yang rumit. Pemula dapat memulainya dengan modal yang kecil dan belajar secara bertahap.

Pertanyaan 3: Berapa modal yang dibutuhkan untuk memulai budidaya ikan hias?

Jawaban: Modal yang dibutuhkan untuk memulai budidaya ikan hias bervariasi tergantung skala usaha dan jenis ikan hias yang dibudidayakan. Namun, secara umum, modal yang dibutuhkan cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp 1 juta hingga Rp 5 juta.

Pertanyaan 4: Jenis ikan hias apa yang cocok untuk dibudidayakan pemula?

Jawaban: Untuk pemula, disarankan untuk membudidayakan jenis ikan hias yang mudah dirawat, seperti ikan cupang, ikan guppy, atau ikan platy.

Pertanyaan 5: Di mana bisa mendapatkan informasi tentang teknik budidaya ikan hias?

Jawaban: Informasi tentang teknik budidaya ikan hias dapat diperoleh dari berbagai sumber, seperti buku, internet, atau bergabung dengan komunitas pembudidaya ikan hias.

Pertanyaan 6: Apa saja kendala yang mungkin dihadapi dalam budidaya ikan hias?

Jawaban: Kendala yang mungkin dihadapi dalam budidaya ikan hias antara lain penyakit ikan, kualitas air yang buruk, dan persaingan pasar. Namun, kendala-kendala tersebut dapat diatasi dengan manajemen yang baik.

Pertanyaan dan jawaban di atas memberikan gambaran umum tentang budidaya ikan hias sebagai komoditas yang dapat dikembangkan. Untuk informasi lebih mendalam, silakan merujuk ke artikel selanjutnya yang akan membahas secara lebih detail aspek-aspek teknis dalam budidaya ikan hias.

(Transisi ke bagian artikel berikutnya)

Tips Mengembangkan Budidaya Ikan Hias sebagai Komoditas yang Menguntungkan

Mengembangkan budidaya ikan hias sebagai komoditas yang menguntungkan memerlukan beberapa tips penting. Berikut adalah lima tips yang dapat membantu Anda:

Tip 1: Tentukan Spesies Ikan Hias yang Tepat

Pilihlah spesies ikan hias yang memiliki permintaan pasar tinggi, mudah dibudidayakan, dan sesuai dengan kemampuan Anda.

Tip 2: Siapkan Fasilitas Budidaya yang Memadai

Sediakan akuarium atau kolam yang sesuai, sistem filtrasi dan aerasi yang baik, serta peralatan pendukung lainnya.

Tip 3: Berikan Pakan yang Berkualitas

Gunakan pakan yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi ikan hias dan berikan pakan secara teratur dalam jumlah yang cukup.

Tip 4: Jaga Kualitas Air

Lakukan penggantian air secara berkala, bersihkan akuarium atau kolam secara rutin, dan pantau kualitas air untuk memastikan kondisi optimal bagi ikan hias.

Tip 5: Lakukan Pemasaran yang Efektif

Promosikan usaha budidaya ikan hias Anda melalui berbagai saluran pemasaran, seperti media sosial, marketplace, atau pameran ikan hias.

Dengan mengikuti tips-tips tersebut, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan dalam mengembangkan budidaya ikan hias sebagai komoditas yang menguntungkan. Tips-tips ini akan membantu Anda meminimalisir risiko, mengoptimalkan produksi, dan mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

(Transisi ke bagian artikel berikutnya)

Kesimpulan

Budidaya ikan hias merupakan komoditas yang sangat potensial untuk dikembangkan karena memiliki pasar yang luas, permintaan yang terus meningkat, mudah dibudidayakan, tidak memerlukan lahan yang luas, dapat dimulai dengan modal yang kecil, hasil panen yang menguntungkan, memberikan lapangan kerja baru, dapat dijadikan sebagai hobi, mudah dirawat, tidak membutuhkan pakan yang mahal, dan tidak menimbulkan bau yang menyengat.

Untuk mengembangkan budidaya ikan hias secara optimal, terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan, seperti pemilihan spesies ikan hias yang tepat, penyediaan fasilitas budidaya yang memadai, pemberian pakan yang berkualitas, menjaga kualitas air, dan melakukan pemasaran yang efektif. Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, pembudidaya ikan hias dapat meningkatkan peluang keberhasilan dan memperoleh keuntungan yang lebih besar.

Budidaya ikan hias tidak hanya menawarkan peluang ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan lingkungan. Ikan hias dapat menjadi sumber hiburan, edukasi, dan terapi. Selain itu, budidaya ikan hias dapat menciptakan lapangan kerja baru dan berkontribusi pada pelestarian sumber daya alam.



By Danis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *