Panduan Lengkap Ternak Kambing Jogja untuk Pemula

Ternak kambing jogja merupakan aktivitas pemeliharaan kambing yang banyak dijumpai di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini telah menjadi bagian dari budaya masyarakat setempat dan memiliki peran penting dalam perekonomian daerah.

Budidaya ternak kambing jogja memberikan berbagai manfaat, antara lain menyediakan sumber protein hewani, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Perkembangan ternak kambing jogja pun telah melalui proses panjang, dengan salah satu peristiwa pentingnya adalah masuknya kambing jenis Etawa dari India pada awal abad ke-20.

Artikel ini akan mengupas lebih dalam tentang sejarah, teknik budidaya, serta prospek bisnis ternak kambing jogja. Pembahasan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi para pelaku usaha dan masyarakat umum yang ingin mengetahui lebih banyak tentang aktivitas pemeliharaan kambing di Yogyakarta.

Ternak Kambing Jogja

Ternak kambing jogja merupakan aktivitas yang memiliki banyak aspek penting, mulai dari pemilihan bibit, teknik perawatan, hingga pemasaran hasil ternak. Aspek-aspek ini sangat menentukan keberhasilan usaha ternak kambing jogja.

  • Pemilihan Bibit
  • Persiapan Kandang
  • Pemberian Pakan
  • Perawatan Kesehatan
  • Manajemen Reproduksi
  • Pengendalian Hama dan Penyakit
  • Manajemen Limbah
  • Pemasaran
  • Analisis Usaha
  • Prospek Bisnis

Setiap aspek di atas saling terkait dan berpengaruh terhadap keberhasilan ternak kambing jogja. Misalnya, pemilihan bibit yang unggul akan menghasilkan kambing yang sehat dan produktif. Perawatan kesehatan yang baik akan mencegah penyakit dan kematian ternak. Manajemen pakan yang tepat akan memastikan ketersediaan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan dan produksi kambing. Pemasaran yang efektif akan membantu peternak memperoleh harga jual yang layak. Dengan memperhatikan semua aspek penting tersebut, peternak dapat mengoptimalkan usaha ternak kambing jogja dan memperoleh keuntungan yang maksimal.

Pemilihan Bibit

Pemilihan bibit merupakan salah satu aspek terpenting dalam ternak kambing jogja. Bibit yang unggul akan menghasilkan kambing yang sehat, produktif, dan memiliki nilai jual tinggi. Sebaliknya, bibit yang buruk akan berdampak negatif pada pertumbuhan, kesehatan, dan produksi kambing.

Oleh karena itu, peternak harus cermat dalam memilih bibit kambing. Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan, antara lain: jenis kambing, asal-usul bibit, kesehatan bibit, dan umur bibit. Jenis kambing yang dipilih harus disesuaikan dengan tujuan beternak, misalnya untuk diambil daging, susu, atau bulu. Asal-usul bibit juga penting karena akan mempengaruhi kualitas dan kesehatan kambing. Bibit yang sehat akan lebih tahan terhadap penyakit dan memiliki produktivitas yang lebih tinggi. Umur bibit juga perlu diperhatikan, karena bibit yang terlalu muda atau terlalu tua tidak akan optimal untuk dipelihara.

Pemilihan bibit yang tepat akan menjadi dasar keberhasilan ternak kambing jogja. Bibit yang unggul akan menghasilkan kambing yang berkualitas, sehingga peternak dapat memperoleh keuntungan yang maksimal. Selain itu, pemilihan bibit yang baik juga akan membantu menjaga kelestarian sumber daya genetik kambing lokal.

Persiapan Kandang

Persiapan kandang menjadi aspek krusial dalam ternak kambing jogja karena berpengaruh langsung pada kesehatan, kenyamanan, dan produktivitas ternak. Kandang yang baik akan melindungi kambing dari cuaca ekstrem, predator, dan penyakit. Selain itu, kandang juga berfungsi sebagai tempat istirahat, makan, dan berkembang biak kambing.

  • Ukuran Kandang

    Ukuran kandang harus disesuaikan dengan jumlah kambing yang dipelihara. Kandang yang terlalu kecil akan membuat kambing merasa sesak dan tidak nyaman, sedangkan kandang yang terlalu besar akan menyulitkan perawatan dan pengawasan.

  • Lokasi Kandang

    Kandang sebaiknya dibangun di lokasi yang strategis, yaitu tidak terlalu jauh dari sumber air dan pakan, serta tidak berada di daerah yang tergenang air atau rawan banjir.

  • Bahan Kandang

    Bahan kandang dapat terbuat dari berbagai macam material, seperti kayu, bambu, atau besi. Pemilihan bahan kandang harus mempertimbangkan faktor kekuatan, daya tahan, dan kemudahan pembersihan.

  • Ventilasi dan Pencahayaan

    Kandang harus memiliki ventilasi dan pencahayaan yang cukup agar udara di dalam kandang tetap segar dan tidak lembap. Ventilasi dapat dibuat dengan memasang jendela atau lubang angin, sedangkan pencahayaan dapat diperoleh dari sinar matahari langsung atau lampu.

Dengan mempersiapkan kandang yang baik, peternak dapat memastikan kesehatan dan kenyamanan kambing ternaknya. Kandang yang bersih, nyaman, dan sehat akan membuat kambing tumbuh dan berkembang secara optimal, sehingga dapat menghasilkan produktivitas yang tinggi.

Pemberian Pakan

Pemberian pakan merupakan aspek krusial dalam ternak kambing jogja karena pakan merupakan sumber nutrisi utama bagi kambing. Pakan yang cukup dan berkualitas akan membuat kambing tumbuh dan berkembang secara optimal, sehingga dapat menghasilkan produktivitas yang tinggi. Sebaliknya, kekurangan pakan atau pakan yang berkualitas buruk akan berdampak negatif pada kesehatan, pertumbuhan, dan produksi kambing.

See also  Panduan Cara Ternak Cacing Darah untuk Pemula

Jenis pakan yang diberikan kepada kambing tergantung pada umur, jenis kelamin, dan kondisi fisiologisnya. Kambing umumnya membutuhkan pakan yang kaya akan protein, energi, vitamin, dan mineral. Beberapa jenis pakan yang biasa diberikan kepada kambing antara lain rumput, hijauan, konsentrat, dan mineral. Pemberian pakan harus dilakukan secara teratur dan dalam jumlah yang cukup.

Selain kualitas dan kuantitas pakan, cara pemberian pakan juga perlu diperhatikan. Pakan harus diberikan pada tempat dan waktu yang tetap agar kambing terbiasa dengan rutinitas pemberian pakan. Pemberian pakan yang terlalu banyak atau terlalu sering dapat menyebabkan masalah pencernaan pada kambing. Sebaliknya, pemberian pakan yang terlalu sedikit atau tidak teratur dapat membuat kambing kekurangan nutrisi dan mengalami penurunan produktivitas.

Dengan memberikan pakan yang cukup dan berkualitas, peternak dapat memastikan kesehatan dan produktivitas kambing ternaknya. Pakan yang baik akan membuat kambing tumbuh dengan sehat, memiliki daya tahan tubuh yang kuat, dan menghasilkan produktivitas yang tinggi. Oleh karena itu, pemberian pakan merupakan salah satu aspek terpenting dalam ternak kambing jogja.

Perawatan Kesehatan

Dalam ternak kambing jogja, perawatan kesehatan merupakan aspek yang sangat penting untuk menjaga kesehatan dan produktivitas kambing. Perawatan kesehatan yang baik akan membuat kambing terhindar dari penyakit, tumbuh dengan sehat, dan menghasilkan produktivitas yang optimal. Sebaliknya, kurangnya perawatan kesehatan dapat menyebabkan kambing mudah sakit, pertumbuhan terhambat, dan produktivitas menurun.

Salah satu aspek penting dalam perawatan kesehatan kambing adalah pemberian vaksin dan obat-obatan. Vaksin berfungsi untuk mencegah penyakit, sedangkan obat-obatan digunakan untuk mengobati penyakit yang sudah terlanjur menyerang kambing. Pemberian vaksin dan obat-obatan harus dilakukan secara teratur sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Selain itu, peternak juga perlu memantau kesehatan kambing secara berkala untuk mendeteksi gejala penyakit sejak dini.

Selain pemberian vaksin dan obat-obatan, perawatan kesehatan kambing juga meliputi manajemen pakan, kebersihan kandang, dan penanganan stres. Manajemen pakan yang baik akan memastikan kambing mendapatkan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan dan produksi. Kebersihan kandang akan membuat kambing terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan virus. Penanganan stres juga penting karena stres dapat memicu penyakit pada kambing. Dengan menerapkan perawatan kesehatan yang baik, peternak dapat memastikan kesehatan dan produktivitas kambing ternaknya. Kambing yang sehat akan menghasilkan produktivitas yang tinggi, sehingga peternak dapat memperoleh keuntungan yang maksimal.

Manajemen Reproduksi

Manajemen reproduksi merupakan salah satu aspek penting dalam ternak kambing jogja. Manajemen reproduksi yang baik akan menghasilkan kambing yang berkualitas, produktif, dan menguntungkan. Oleh karena itu, peternak perlu memahami berbagai aspek manajemen reproduksi agar dapat mengoptimalkan usaha ternaknya.

  • Seleksi Bibit

    Seleksi bibit merupakan langkah awal dalam manajemen reproduksi. Peternak perlu memilih bibit kambing yang unggul, baik dari segi genetik maupun kesehatan. Bibit yang unggul akan menghasilkan keturunan yang berkualitas dan produktif.

  • Perkawinan

    Perkawinan merupakan proses pembuahan sel telur oleh sel sperma. Peternak perlu mengatur perkawinan agar menghasilkan keturunan yang sesuai dengan tujuan beternak. Ada dua cara perkawinan yang umum dilakukan, yaitu perkawinan alami dan perkawinan buatan.

  • Kebuntingan dan Kelahiran

    Masa kebuntingan kambing sekitar 5 bulan. Selama masa kebuntingan, peternak perlu memberikan pakan dan perawatan yang baik agar induk kambing dan janinnya tetap sehat. Setelah masa kebuntingan berakhir, induk kambing akan melahirkan anak-anaknya.

  • Pemeliharaan Anak Kambing

    Setelah lahir, anak kambing perlu dirawat dengan baik agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Peternak perlu memberikan pakan yang cukup dan berkualitas, serta menjaga kebersihan dan kesehatan anak kambing.

Dengan menerapkan manajemen reproduksi yang baik, peternak dapat meningkatkan produktivitas ternak kambing jogja. Kambing yang berkualitas akan menghasilkan daging, susu, atau bulu yang lebih banyak dan berkualitas. Hal ini tentu akan meningkatkan keuntungan peternak dan keberlanjutan usaha ternak kambing jogja.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian hama dan penyakit merupakan salah satu aspek penting dalam ternak kambing jogja. Pasalnya, hama dan penyakit dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang besar bagi peternak. Oleh karena itu, peternak perlu melakukan upaya pengendalian hama dan penyakit secara efektif dan efisien.

  • Identifikasi Hama dan Penyakit

    Langkah pertama dalam pengendalian hama dan penyakit adalah mengidentifikasi jenis hama dan penyakit yang menyerang ternak kambing. Identifikasi yang tepat akan membantu peternak menentukan metode pengendalian yang efektif.

  • Sanitasi Kandang

    Sanitasi kandang merupakan salah satu cara efektif untuk mencegah penyebaran hama dan penyakit. Kandang harus dibersihkan secara teratur dari kotoran dan sisa pakan. Selain itu, kandang juga perlu disemprot dengan disinfektan secara berkala.

  • Vaksinasi dan Obat-obatan

    Vaksinasi merupakan cara untuk mencegah penyakit tertentu menyerang ternak kambing. Vaksinasi harus dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Selain itu, peternak juga perlu memberikan obat-obatan untuk mengobati penyakit yang sudah terlanjur menyerang ternak kambing.

  • Karantina

    Karantina merupakan upaya untuk mengisolasi ternak kambing yang sakit agar tidak menularkan penyakit kepada ternak lainnya. Ternak yang sakit harus segera dipisahkan dari ternak yang sehat dan ditempatkan di kandang terpisah.

See also  Panduan Lengkap Kandang Kenari Ternak: Merawat Burung Kenari Agar Produktif

Dengan menerapkan pengendalian hama dan penyakit secara efektif, peternak dapat meminimalkan kerugian ekonomi akibat serangan hama dan penyakit. Ternak kambing yang sehat akan tumbuh dengan baik dan menghasilkan produktivitas yang optimal.

Manajemen Limbah

Manajemen Limbah merupakan salah satu aspek penting dalam ternak kambing jogja karena limbah yang dihasilkan oleh ternak kambing dapat menimbulkan masalah lingkungan dan kesehatan jika tidak dikelola dengan baik. Limbah ternak kambing dapat berupa kotoran, sisa pakan, dan air seni yang dapat mencemari tanah, air, dan udara.

Pengelolaan limbah ternak kambing yang baik dapat dilakukan dengan cara mengumpulkan limbah pada tempat khusus, mengolahnya menjadi pupuk organik, dan memanfaatkannya untuk keperluan pertanian. Pupuk organik dari kotoran kambing memiliki kandungan nutrisi yang tinggi dan dapat memperbaiki struktur tanah. Selain itu, limbah ternak kambing juga dapat dimanfaatkan sebagai biogas untuk menghasilkan energi.

Dengan menerapkan manajemen limbah yang baik, peternak dapat menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dari limbah ternaknya. Limbah yang dikelola dengan baik dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi peternak melalui penjualan pupuk organik atau biogas.

Pemasaran

Pemasaran merupakan aspek penting dalam ternak kambing jogja karena berperan dalam mempertemukan produk ternak kambing dengan konsumen. Melalui pemasaran, peternak dapat mempromosikan produknya, membangun merek, dan meningkatkan penjualan.

  • Riset Pasar

    Riset pasar dilakukan untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan konsumen, serta mengidentifikasi peluang pasar. Melalui riset pasar, peternak dapat mengetahui jenis kambing yang diminati konsumen, harga yang sesuai, dan saluran pemasaran yang efektif.

  • Strategi Pemasaran

    Strategi pemasaran merupakan rencana yang disusun untuk mencapai tujuan pemasaran. Strategi pemasaran meliputi penetapan target pasar, bauran pemasaran, dan anggaran pemasaran.

  • Promosi

    Promosi merupakan kegiatan untuk mengkomunikasikan produk ternak kambing kepada konsumen. Promosi dapat dilakukan melalui berbagai media, seperti iklan, promosi penjualan, dan media sosial.

  • Penjualan

    Penjualan merupakan proses transaksi antara peternak dengan konsumen. Penjualan dapat dilakukan secara langsung atau melalui perantara, seperti pedagang atau supermarket.

Dengan menerapkan pemasaran secara efektif, peternak dapat meningkatkan kesadaran konsumen tentang produk ternak kambing, membangun loyalitas pelanggan, dan meningkatkan keuntungan. Pemasaran yang baik akan membantu peternak untuk mengembangkan usaha ternak kambing jogja yang berkelanjutan.

Analisis Usaha

Analisis usaha merupakan aspek penting dalam ternak kambing jogja untuk mengevaluasi kelayakan dan potensi keuntungan dari usaha tersebut. Melalui analisis usaha, peternak dapat mengetahui biaya produksi, pendapatan, dan keuntungan yang diperoleh dari usaha ternak kambing.

  • Biaya Produksi

    Biaya produksi mencakup seluruh biaya yang dikeluarkan untuk menjalankan usaha ternak kambing, seperti biaya pembelian bibit, pakan, obat-obatan, dan tenaga kerja.

  • Pendapatan

    Pendapatan diperoleh dari penjualan produk ternak kambing, seperti daging, susu, dan bulu. Pendapatan juga dapat diperoleh dari penjualan limbah ternak, seperti kotoran yang dapat diolah menjadi pupuk.

  • Keuntungan

    Keuntungan merupakan selisih antara pendapatan dan biaya produksi. Keuntungan yang diperoleh dari usaha ternak kambing dapat digunakan untuk pengembangan usaha, investasi, atau kebutuhan pribadi peternak.

  • Analisis Sensitivitas

    Analisis sensitivitas dilakukan untuk mengetahui pengaruh perubahan faktor-faktor tertentu, seperti harga jual atau biaya pakan, terhadap keuntungan usaha ternak kambing. Analisis ini membantu peternak dalam mengambil keputusan dan mengelola risiko.

Dengan melakukan analisis usaha secara tepat, peternak dapat memperoleh informasi yang akurat tentang kelayakan usaha ternak kambing. Informasi ini dapat menjadi dasar pengambilan keputusan yang tepat, sehingga usaha ternak kambing dapat berjalan secara efisien dan menguntungkan.

Prospek Bisnis

Prospek bisnis ternak kambing jogja sangatlah menjanjikan, didukung oleh permintaan pasar yang tinggi dan potensi keuntungan yang besar. Permintaan daging kambing terus meningkat seiring dengan bertambahnya populasi dan perubahan gaya hidup masyarakat. Selain itu, kambing juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan susu, bulu, dan kotoran yang dapat diolah menjadi pupuk organik.

Ternak kambing jogja memiliki beberapa keunggulan dibandingkan jenis kambing lainnya. Kambing jawa dikenal memiliki daya tahan tubuh yang kuat, mudah beradaptasi dengan berbagai lingkungan, dan memiliki tingkat reproduksi yang tinggi. Hal ini membuat ternak kambing jogja relatif mudah dibudidayakan dan memiliki risiko kegagalan yang rendah.

Untuk mengembangkan usaha ternak kambing jogja yang sukses, diperlukan manajemen yang baik, meliputi pemilihan bibit unggul, pemberian pakan yang berkualitas, perawatan kesehatan yang teratur, dan pemasaran yang efektif. Peternak juga perlu memahami karakteristik pasar dan melakukan riset untuk mengidentifikasi peluang bisnis yang potensial.

See also  Panduan Sukses Jadi Pendiri Ternak Uang yang Untung Besar

Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, ternak kambing jogja dapat menjadi pilihan bisnis yang menguntungkan dan berkelanjutan. Tingginya permintaan pasar dan potensi keuntungan yang besar menjadi daya tarik utama bagi pelaku usaha di bidang ini. Selain itu, ternak kambing jogja juga dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah dan menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Tanya Jawab Ternak Kambing Jogja

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan umum seputar ternak kambing jogja yang akan dijawab dalam bagian ini:

Pertanyaan 1: Apa saja manfaat ternak kambing jogja?

Ternak kambing jogja memiliki banyak manfaat, antara lain: menyediakan sumber protein hewani, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Pertanyaan 2: Bagaimana cara memilih bibit kambing yang unggul?

Pemilihan bibit kambing unggul perlu mempertimbangkan beberapa faktor, seperti jenis kambing, asal-usul bibit, kesehatan bibit, dan umur bibit.

Pertanyaan 3: Apa saja faktor penting dalam perawatan kesehatan kambing?

Perawatan kesehatan kambing yang baik meliputi pemberian vaksin dan obat-obatan, manajemen pakan, kebersihan kandang, dan penanganan stres.

Pertanyaan 4: Bagaimana cara efektif mengendalikan hama dan penyakit pada ternak kambing?

Pengendalian hama dan penyakit pada ternak kambing dapat dilakukan melalui identifikasi hama dan penyakit, sanitasi kandang, vaksinasi dan pengobatan, serta karantina.

Pertanyaan 5: Apa saja strategi pemasaran yang dapat diterapkan untuk ternak kambing jogja?

Strategi pemasaran untuk ternak kambing jogja meliputi riset pasar, penyusunan strategi pemasaran, promosi, dan penjualan.

Pertanyaan 6: Apa saja potensi keuntungan dari usaha ternak kambing jogja?

Usaha ternak kambing jogja memiliki potensi keuntungan yang besar, didukung oleh permintaan pasar yang tinggi, potensi hasil yang besar, dan nilai jual yang baik.

Pertanyaan-pertanyaan ini hanya sebagian kecil dari berbagai aspek yang perlu diperhatikan dalam ternak kambing jogja. Dengan memahami informasi yang disajikan dalam artikel ini, diharapkan pembaca dapat memperoleh wawasan yang cukup untuk memulai atau mengembangkan usaha ternak kambing jogja.

Selanjutnya, artikel ini akan membahas beberapa kendala dan solusi dalam ternak kambing jogja, serta prospek bisnis dan strategi pengembangannya.

Tips Ternak Kambing Jogja

Setelah memahami berbagai aspek penting dalam ternak kambing jogja, berikut ini adalah beberapa tips untuk membantu peternak sukses dalam menjalankan usahanya:

1. Pilih Bibit Unggul: Pilih bibit kambing yang berasal dari indukan berkualitas, memiliki pertumbuhan yang baik, dan tahan terhadap penyakit.

2. Perhatikan Perawatan Kesehatan: Lakukan vaksinasi dan pengobatan secara teratur, jaga kebersihan kandang, dan berikan pakan yang berkualitas untuk menjaga kesehatan kambing.

3. Kelola Pakan secara Efisien: Sesuaikan pemberian pakan dengan kebutuhan kambing berdasarkan umur, jenis kelamin, dan kondisi fisiologis. Manfaatkan pakan lokal yang tersedia untuk menekan biaya pakan.

4. Tingkatkan Kualitas Kandang: Sediakan kandang yang bersih, nyaman, dan memiliki ventilasi yang baik untuk menjaga kesehatan dan produktivitas kambing.

5. Terapkan Manajemen Reproduksi yang Baik: Lakukan seleksi bibit, atur perkawinan secara terencana, dan pantau kesehatan induk kambing selama kebuntingan dan kelahiran.

6. Kendalikan Hama dan Penyakit: Identifikasi jenis hama dan penyakit yang menyerang kambing, lakukan sanitasi kandang secara teratur, dan berikan pengobatan yang tepat untuk mencegah kerugian ekonomi.

7. Manfaatkan Limbah Secara Optimal: Olah kotoran kambing menjadi pupuk organik yang dapat meningkatkan kesuburan tanah dan menjadi sumber pendapatan tambahan.

8. Kembangkan Strategi Pemasaran yang Efektif: Lakukan riset pasar, tentukan target konsumen, dan gunakan berbagai saluran pemasaran untuk mempromosikan dan menjual produk ternak kambing.

Dengan menerapkan tips-tips ini, peternak dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keuntungan dalam usaha ternak kambing jogja. Tips-tips ini akan menjadi dasar bagi pembahasan selanjutnya tentang strategi pengembangan dan prospek bisnis ternak kambing jogja.

Bagian selanjutnya akan mengulas tantangan dan peluang dalam usaha ternak kambing jogja, serta membahas strategi pengembangan dan inovasi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan keberlanjutan dan daya saing usaha ini.

Kesimpulan

Ternak kambing jogja memiliki peran penting dalam perekonomian dan budaya masyarakat Yogyakarta. Usaha ini menawarkan potensi keuntungan yang besar, tetapi juga menghadapi berbagai tantangan. Dengan menerapkan praktik manajemen yang baik, seperti pemilihan bibit unggul, perawatan kesehatan yang optimal, dan pemasaran yang efektif, peternak dapat meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha mereka.

Beberapa poin utama yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Pemilihan bibit kambing yang unggul merupakan dasar dari usaha ternak kambing yang sukses.
  • Perawatan kesehatan yang baik, termasuk vaksinasi, pengobatan, dan sanitasi kandang, sangat penting untuk mencegah penyakit dan menjaga kesehatan kambing.
  • Strategi pemasaran yang efektif dapat membantu peternak menjangkau target konsumen dan memasarkan produk ternak kambing mereka secara menguntungkan.

Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, ternak kambing jogja dapat menjadi usaha yang menguntungkan dan berkelanjutan bagi peternak di Yogyakarta.



By Danis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *