Panduan Cara Ternak Sapi Benar untuk Pemula

Cara ternak sapi yang benar adalah sebuah metode pemeliharaan sapi yang tepat dan efisien untuk menghasilkan sapi yang sehat, produktif, dan berkualitas.

Menerapkan cara ternak yang benar sangat penting karena dapat meningkatkan produksi susu dan daging, mengurangi biaya produksi, serta meningkatkan kesejahteraan hewan. Salah satu praktik penting dalam cara ternak sapi yang benar adalah pemberian pakan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan sapi pada setiap tahap pertumbuhannya.

Artikel ini akan mengupas tuntas tentang cara ternak sapi yang benar, mulai dari pemilihan bibit, pengelolaan pakan, pemeliharaan kesehatan, hingga penanganan reproduksi.

Cara Ternak Sapi yang Benar

Cara ternak sapi yang benar sangat penting untuk menghasilkan sapi yang sehat, produktif, dan berkualitas. Berikut adalah 10 aspek penting dalam cara ternak sapi yang benar:

  • Pemilihan bibit
  • Pemberian pakan
  • Perawatan kesehatan
  • Pengelolaan reproduksi
  • Manajemen kandang
  • Kebersihan dan sanitasi
  • Pencegahan penyakit
  • Penanganan stres
  • Pengawasan dan monitoring
  • Catatan dan evaluasi

Aspek-aspek ini saling terkait dan harus diterapkan secara komprehensif untuk mencapai hasil yang optimal. Misalnya, pemilihan bibit yang baik akan menghasilkan sapi yang berpotensi tinggi untuk produksi susu atau daging. Pemberian pakan yang tepat akan menjaga kesehatan dan produktivitas sapi. Perawatan kesehatan yang baik akan mencegah penyakit dan infeksi. Pengelolaan reproduksi yang baik akan memastikan sapi dapat berkembang biak secara teratur dan menghasilkan keturunan yang berkualitas. Demikian seterusnya.

Pemilihan bibit

Pemilihan bibit merupakan aspek krusial dalam cara ternak sapi yang benar. Bibit sapi yang baik akan menghasilkan sapi yang sehat, produktif, dan berkualitas. Sebaliknya, bibit sapi yang buruk akan berdampak negatif pada produktivitas dan kesehatan sapi.

Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam pemilihan bibit sapi, antara lain:

  • Jenis sapi: Ada berbagai jenis sapi, seperti sapi perah, sapi potong, dan sapi kerja. Pilih jenis sapi yang sesuai dengan tujuan pemeliharaan.
  • Genetik: Pilih bibit sapi yang berasal dari indukan dan pejantan yang memiliki performa yang baik, baik dari segi produksi susu, daging, maupun pertumbuhan.
  • Kesehatan: Pastikan bibit sapi yang dipilih sehat, bebas dari penyakit, dan memiliki daya tahan tubuh yang baik.

Pemilihan bibit sapi yang tepat akan memberikan dampak yang signifikan pada keberhasilan usaha ternak sapi. Bibit sapi yang baik akan menghasilkan sapi yang produktif, hemat pakan, dan tahan terhadap penyakit. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan pemilihan bibit secara cermat dan teliti.

Pemberian pakan

Pemberian pakan merupakan aspek penting dalam cara ternak sapi yang benar. Pakan yang cukup dan berkualitas akan menjaga kesehatan, produktivitas, dan reproduksi sapi. Sebaliknya, pakan yang kurang atau tidak berkualitas dapat menyebabkan masalah kesehatan, penurunan produksi, dan gangguan reproduksi.

  • Jenis pakan
    Jenis pakan yang diberikan harus disesuaikan dengan kebutuhan sapi pada setiap tahap pertumbuhan dan produksinya. Sapi muda membutuhkan pakan yang tinggi protein dan energi untuk pertumbuhan, sedangkan sapi dewasa membutuhkan pakan yang lebih tinggi serat untuk menjaga kesehatan pencernaan.
  • Kualitas pakan
    Kualitas pakan sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan produktivitas sapi. Pakan yang berkualitas tinggi mengandung nutrisi yang lengkap dan mudah dicerna. Contoh pakan berkualitas tinggi adalah rumput segar, jerami, dan konsentrat.
  • Waktu pemberian pakan
    Waktu pemberian pakan harus teratur dan konsisten. Sapi biasanya diberi pakan 2-3 kali sehari. Pemberian pakan yang teratur akan membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah masalah seperti kembung.
  • Jumlah pakan
    Jumlah pakan yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan sapi. Sapi dewasa biasanya membutuhkan pakan sekitar 2-3% dari berat badannya per hari. Jumlah pakan dapat disesuaikan tergantung pada kondisi sapi, seperti tingkat produksi susu atau daging.

Dengan menerapkan pemberian pakan yang benar, peternak dapat menjaga kesehatan dan produktivitas sapi, serta meningkatkan keuntungan usaha ternak sapi.

Perawatan kesehatan

Perawatan kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam cara ternak sapi yang benar. Perawatan kesehatan yang baik dapat mencegah penyakit, meningkatkan produktivitas, dan memperpanjang masa hidup sapi. Berikut adalah beberapa komponen utama dari perawatan kesehatan sapi:

  • Vaksinasi
    Vaksinasi merupakan tindakan pencegahan yang penting untuk melindungi sapi dari penyakit menular. Vaksinasi harus dilakukan secara teratur sesuai dengan rekomendasi dokter hewan.
  • Pengobatan penyakit
    Jika sapi sakit, harus segera diobati agar tidak menular ke sapi lainnya. Pengobatan harus dilakukan sesuai dengan petunjuk dokter hewan.
  • Pemeriksaan kesehatan rutin
    Pemeriksaan kesehatan rutin oleh dokter hewan dapat membantu mendeteksi penyakit pada tahap awal, sehingga dapat segera diobati.
  • Sanitasi kandang
    Kandang sapi harus selalu bersih dan bebas dari kotoran untuk mencegah penyebaran penyakit.
See also  Apa yang Harus Anda Ketahui tentang Hewan Ternak Kesayangan

Dengan menerapkan perawatan kesehatan yang baik, peternak dapat menjaga kesehatan dan produktivitas sapi, serta mengurangi biaya pengobatan dan kerugian akibat penyakit.

Pengelolaan reproduksi

Pengelolaan reproduksi merupakan aspek penting dalam cara ternak sapi yang benar. Pengelolaan reproduksi yang baik akan memastikan sapi dapat berkembang biak secara teratur dan menghasilkan keturunan yang berkualitas. Berikut adalah beberapa komponen utama dari pengelolaan reproduksi pada sapi:

  • Inseminasi buatan

    Inseminasi buatan adalah teknik pembuahan sapi secara buatan dengan menggunakan sperma pejantan unggul. Inseminasi buatan dapat meningkatkan kualitas genetik sapi dan menghasilkan keturunan yang lebih produktif.

  • Sinkronisasi birahi

    Sinkronisasi birahi adalah teknik untuk mengatur siklus birahi pada sapi agar sapi dapat dikawinkan pada waktu yang bersamaan. Sinkronisasi birahi dapat meningkatkan efisiensi reproduksi dan mengurangi interval kelahiran anak sapi.

  • Diagnosis kebuntingan

    Diagnosis kebuntingan dilakukan untuk memastikan sapi benar-benar bunting setelah dikawinkan. Diagnosis kebuntingan dapat dilakukan melalui pemeriksaan rektal atau USG.

  • Penanganan kelahiran

    Penanganan kelahiran sangat penting untuk memastikan keselamatan induk sapi dan anak sapi. Penanganan kelahiran harus dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan terlatih.

Dengan menerapkan pengelolaan reproduksi yang baik, peternak dapat meningkatkan produktivitas sapi, menghasilkan keturunan yang berkualitas, dan meningkatkan keuntungan usaha ternak sapi.

Manajemen kandang

Manajemen kandang merupakan salah satu aspek penting dalam cara ternak sapi yang benar. Kandang yang baik akan memberikan lingkungan yang nyaman dan sehat bagi sapi, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan sapi. Berikut adalah beberapa komponen utama dari manajemen kandang:

  • Ukuran kandang

    Ukuran kandang harus cukup untuk menampung sapi dengan nyaman. Sapi dewasa membutuhkan ruang sekitar 6-8 meter persegi per ekor.

  • Ventilasi dan pencahayaan

    Kandang harus memiliki ventilasi yang baik untuk mencegah penumpukan gas berbahaya dan kelembapan. Kandang juga harus memiliki pencahayaan yang cukup untuk memudahkan sapi beraktivitas.

  • Kebersihan kandang

    Kandang harus selalu bersih dan bebas dari kotoran. Kotoran sapi harus dibersihkan secara teratur untuk mencegah penyebaran penyakit.

  • Bahan dasar kandang

    Bahan dasar kandang dapat berupa jerami, sekam padi, atau pasir. Bahan dasar kandang harus diganti secara teratur untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan sapi.

Dengan menerapkan manajemen kandang yang baik, peternak dapat meningkatkan produktivitas sapi, menjaga kesehatan sapi, dan mengurangi biaya pengobatan dan kerugian akibat penyakit.

Kebersihan dan sanitasi

Kebersihan dan sanitasi merupakan aspek penting dalam cara ternak sapi yang benar. Kandang sapi yang bersih dan sanitasi yang baik dapat mencegah penyebaran penyakit dan menjaga kesehatan sapi. Sebaliknya, kandang sapi yang kotor dan tidak higienis dapat menjadi sumber penyakit dan masalah kesehatan bagi sapi.

Salah satu contoh pentingnya kebersihan dan sanitasi dalam cara ternak sapi yang benar adalah pencegahan penyakit kuku dan mulut (PMK). PMK adalah penyakit virus yang sangat menular yang dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang besar bagi peternak sapi. Salah satu cara penularan PMK adalah melalui kontak dengan lingkungan yang terkontaminasi virus, seperti kandang sapi yang kotor dan tidak higienis.

Oleh karena itu, sangat penting bagi peternak sapi untuk menerapkan kebersihan dan sanitasi yang baik dalam cara ternak sapi yang benar. Kandang sapi harus selalu dibersihkan dari kotoran dan sisa pakan. Peralatan yang digunakan untuk memberi makan dan minum sapi juga harus dibersihkan dan didisinfeksi secara teratur. Selain itu, peternak sapi juga harus melakukan vaksinasi PMK secara teratur untuk mencegah penyebaran penyakit ini.

Pencegahan penyakit

Pencegahan penyakit merupakan salah satu aspek penting dalam cara ternak sapi yang benar. Pencegahan penyakit bertujuan untuk melindungi sapi dari berbagai penyakit yang dapat menyebabkan kerugian ekonomi dan kesehatan bagi peternak. Ada banyak cara untuk mencegah penyakit pada sapi, antara lain dengan menerapkan biosekuriti, vaksinasi, dan pengobatan yang tepat.

  • Biosekuriti

    Biosekuriti adalah serangkaian tindakan pencegahan yang dilakukan untuk mencegah masuknya dan penyebaran penyakit pada ternak. Beberapa tindakan biosekuriti yang dapat diterapkan dalam cara ternak sapi yang benar antara lain: melakukan karantina pada sapi yang baru masuk, membatasi akses orang dan kendaraan yang masuk ke kandang, dan melakukan desinfeksi kandang dan peralatan secara teratur.

  • Vaksinasi

    Vaksinasi adalah cara yang efektif untuk mencegah penyakit tertentu pada sapi. Vaksinasi bekerja dengan cara merangsang sistem kekebalan tubuh sapi untuk menghasilkan antibodi terhadap penyakit tertentu. Ada berbagai jenis vaksin yang tersedia untuk sapi, seperti vaksin untuk mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK), penyakit antraks, dan penyakit brucellosis.

  • Pengobatan yang tepat

    Jika sapi sakit, pengobatan yang tepat sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit dan memulihkan kesehatan sapi. Pengobatan harus dilakukan sesuai dengan petunjuk dokter hewan dan menggunakan obat-obatan yang sesuai dengan jenis penyakit yang menyerang sapi.

  • Sanitasi dan higiene

    Sanitasi dan higiene yang baik sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit pada sapi. Kandang sapi harus selalu bersih dan bebas dari kotoran. Peralatan yang digunakan untuk memberi makan dan minum sapi juga harus dibersihkan dan didisinfeksi secara teratur.

See also  Panduan Lengkap Ternak Burung Cucak Ijo di Jakarta

Dengan menerapkan pencegahan penyakit yang baik, peternak sapi dapat melindungi sapi dari berbagai penyakit yang dapat menyebabkan kerugian ekonomi dan kesehatan. Pencegahan penyakit merupakan investasi penting dalam cara ternak sapi yang benar untuk menjaga kesehatan dan produktivitas sapi.

Penanganan stres

Dalam cara ternak sapi yang benar, penanganan stres merupakan aspek penting yang seringkali diabaikan. Stres pada sapi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti perubahan lingkungan, transportasi, penyakit, dan interaksi sosial. Stres yang tidak tertangani dapat berdampak negatif pada kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraan sapi.

Sapi yang mengalami stres akan mengalami penurunan nafsu makan, penurunan produksi susu atau daging, dan peningkatan kerentanan terhadap penyakit. Selain itu, stres juga dapat menyebabkan masalah perilaku, seperti agresi dan ketakutan. Oleh karena itu, sangat penting bagi peternak sapi untuk memahami cara menangani stres pada sapi dan menerapkannya dalam cara ternak sapi yang benar.

Beberapa cara untuk menangani stres pada sapi antara lain:- Memberikan lingkungan yang nyaman dan bebas stres, seperti kandang yang bersih dan luas, pakan dan air yang cukup, serta interaksi sosial yang positif.- Menghindari perubahan lingkungan yang mendadak dan tidak perlu, seperti memindahkan sapi ke kandang baru atau mengubah rutinitas pemberian makan.- Melakukan transportasi sapi dengan hati-hati dan menggunakan kendaraan yang sesuai, serta memberikan waktu istirahat yang cukup selama perjalanan.- Melakukan vaksinasi dan pengobatan penyakit secara teratur untuk mencegah stres akibat penyakit.- Melakukan interaksi dengan sapi secara tenang dan sabar, serta menghindari tindakan yang dapat membuat sapi takut atau tertekan.

Dengan menerapkan penanganan stres yang baik dalam cara ternak sapi yang benar, peternak sapi dapat menjaga kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraan sapi, serta meningkatkan keuntungan usaha ternak sapi.

Pengawasan dan monitoring

Dalam cara ternak sapi yang benar, pengawasan dan monitoring merupakan aspek penting untuk memastikan kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraan sapi. Pengawasan dan monitoring yang baik memungkinkan peternak untuk mendeteksi masalah pada sapi secara dini dan mengambil tindakan pencegahan atau pengobatan yang tepat.

  • Pemantauan kesehatan

    Pemantauan kesehatan sapi meliputi pengamatan rutin kondisi fisik sapi, seperti nafsu makan, perilaku, dan kondisi feses. Pemantauan kesehatan yang baik memungkinkan peternak untuk mendeteksi tanda-tanda penyakit pada sapi secara dini dan mengambil tindakan pengobatan yang tepat.

  • Pemantauan pertumbuhan

    Pemantauan pertumbuhan sapi meliputi pencatatan berat badan sapi secara teratur. Pemantauan pertumbuhan yang baik memungkinkan peternak untuk memastikan bahwa sapi tumbuh dan berkembang sesuai dengan standar yang diharapkan. Jika terjadi penyimpangan pertumbuhan, peternak dapat mengambil tindakan penyesuaian pakan atau perawatan kesehatan yang diperlukan.

  • Pemantauan reproduksi

    Pemantauan reproduksi sapi meliputi pencatatan siklus birahi dan kebuntingan sapi. Pemantauan reproduksi yang baik memungkinkan peternak untuk mengoptimalkan program pembiakan sapi dan memastikan tingkat reproduksi yang tinggi.

  • Pemantauan lingkungan

    Pemantauan lingkungan kandang sapi meliputi pengamatan kondisi kandang, seperti kebersihan, ventilasi, dan ketersediaan pakan dan air. Pemantauan lingkungan yang baik memungkinkan peternak untuk memastikan bahwa sapi berada dalam lingkungan yang nyaman dan sehat, yang dapat meningkatkan kesehatan dan produktivitas sapi.

Dengan menerapkan pengawasan dan monitoring yang baik dalam cara ternak sapi yang benar, peternak dapat memastikan kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraan sapi, serta meningkatkan keuntungan usaha ternak sapi.

Catatan dan evaluasi

Catatan dan evaluasi merupakan aspek penting dalam cara ternak sapi yang benar. Catatan dan evaluasi yang baik memungkinkan peternak untuk memantau perkembangan sapi, mengidentifikasi masalah, dan mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan.

  • Catatan kesehatan

    Catatan kesehatan meliputi pencatatan riwayat kesehatan sapi, termasuk vaksinasi, pengobatan, dan penyakit yang pernah dialami. Catatan kesehatan yang baik memungkinkan peternak untuk memantau kesehatan sapi secara keseluruhan dan mengambil tindakan pencegahan atau pengobatan yang tepat.

  • Catatan pertumbuhan

    Catatan pertumbuhan meliputi pencatatan berat badan sapi secara teratur. Catatan pertumbuhan yang baik memungkinkan peternak untuk memastikan bahwa sapi tumbuh dan berkembang sesuai dengan standar yang diharapkan. Jika terjadi penyimpangan pertumbuhan, peternak dapat mengambil tindakan penyesuaian pakan atau perawatan kesehatan yang diperlukan.

  • Catatan reproduksi

    Catatan reproduksi meliputi pencatatan siklus birahi dan kebuntingan sapi. Catatan reproduksi yang baik memungkinkan peternak untuk mengoptimalkan program pembiakan sapi dan memastikan tingkat reproduksi yang tinggi.

  • Catatan produksi

    Catatan produksi meliputi pencatatan produksi susu atau daging sapi. Catatan produksi yang baik memungkinkan peternak untuk mengevaluasi kinerja sapi dan mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan untuk meningkatkan produktivitas.

See also  Tips Ternak Kelinci Sidoarjo Foto untuk Pemula

Dengan melakukan catatan dan evaluasi yang baik, peternak dapat memantau perkembangan sapi secara komprehensif, mengidentifikasi masalah secara dini, dan mengambil tindakan perbaikan yang tepat. Hal ini akan meningkatkan kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraan sapi, serta meningkatkan keuntungan usaha ternak sapi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Cara Ternak Sapi yang Benar

Pertanyaan yang sering diajukan (FAQ) ini akan menjawab pertanyaan umum dan memberikan klarifikasi tentang aspek penting cara ternak sapi yang benar. FAQ ini akan membahas topik seperti pemilihan bibit, pemberian pakan, perawatan kesehatan, dan manajemen reproduksi.

Pertanyaan 1: Apa saja faktor penting dalam pemilihan bibit sapi?

Jawaban: Faktor penting dalam pemilihan bibit sapi meliputi jenis sapi, genetik, dan kesehatan.

Pertanyaan 2: Bagaimana cara memberikan pakan yang tepat untuk sapi?

Jawaban: Pemberian pakan yang tepat meliputi jenis pakan, kualitas pakan, waktu pemberian pakan, dan jumlah pakan yang sesuai dengan kebutuhan sapi.

Pertanyaan 3: Apa saja komponen utama dari perawatan kesehatan sapi?

Jawaban: Komponen utama dari perawatan kesehatan sapi meliputi vaksinasi, pengobatan penyakit, pemeriksaan kesehatan rutin, dan sanitasi kandang.

Pertanyaan 4: Bagaimana cara mengelola reproduksi sapi secara efektif?

Jawaban: Pengelolaan reproduksi yang efektif meliputi inseminasi buatan, sinkronisasi birahi, diagnosis kebuntingan, dan penanganan kelahiran.

Pertanyaan 5: Apa saja aspek penting dalam manajemen kandang sapi?

Jawaban: Aspek penting dalam manajemen kandang sapi meliputi ukuran kandang, ventilasi dan pencahayaan, kebersihan kandang, dan bahan dasar kandang.

Pertanyaan 6: Mengapa kebersihan dan sanitasi penting dalam cara ternak sapi yang benar?

Jawaban: Kebersihan dan sanitasi penting untuk mencegah penyebaran penyakit, menjaga kesehatan sapi, dan mengurangi kerugian akibat penyakit.

FAQ ini memberikan gambaran umum tentang aspek penting cara ternak sapi yang benar. Untuk informasi lebih rinci, silakan lanjutkan membaca artikel ini.

Artikel selanjutnya akan membahas tentang pencegahan penyakit, penanganan stres, pengawasan dan monitoring, serta catatan dan evaluasi dalam cara ternak sapi yang benar.

Tips Cara Ternak Sapi yang Benar

Tips berikut akan membantu peternak dalam menerapkan cara ternak sapi yang benar untuk meningkatkan kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraan sapi.

Tip 1: Pilih bibit sapi yang berkualitas

Bibit sapi yang baik memiliki genetik unggul, sehat, dan sesuai dengan tujuan pemeliharaan.

Tip 2: Berikan pakan yang tepat dan berkualitas

Pakan harus memenuhi kebutuhan nutrisi sapi sesuai dengan tahap pertumbuhan dan produksinya.

Tip 3: Lakukan perawatan kesehatan secara teratur

Vaksinasi, pengobatan penyakit, dan pemeriksaan kesehatan rutin dapat mencegah dan mengatasi masalah kesehatan sapi.

Tip 4: Kelola reproduksi sapi secara optimal

Inseminasi buatan, sinkronisasi birahi, dan penanganan kelahiran yang baik dapat meningkatkan tingkat reproduksi sapi.

Tip 5: Berikan lingkungan kandang yang nyaman dan sehat

Kandang yang bersih, luas, dan memiliki ventilasi yang baik dapat meningkatkan kesehatan dan produktivitas sapi.

Tip 6: Terapkan biosekuriti dan sanitasi yang ketat

Langkah-langkah pencegahan penyakit, seperti karantina, desinfeksi, dan vaksinasi, dapat mencegah penyebaran penyakit pada sapi.

Tip 7: Tangani stres pada sapi dengan baik

Stres dapat berdampak negatif pada kesehatan dan produktivitas sapi, sehingga perlu ditangani dengan tepat.

Tip 8: Lakukan pengawasan dan monitoring secara rutin

Pemantauan kesehatan, pertumbuhan, reproduksi, dan lingkungan kandang dapat mendeteksi masalah pada sapi secara dini.

Dengan menerapkan tips ini, peternak dapat meningkatkan kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraan sapi, serta memperoleh keuntungan yang lebih optimal dari usaha ternak sapi.

Tips-tips ini merupakan bagian penting dari cara ternak sapi yang benar. Dengan mengikuti tips ini, peternak dapat memastikan bahwa sapi mereka tumbuh dan berkembang dengan baik, menghasilkan produktivitas yang tinggi, dan memiliki kesehatan yang optimal.

Kesimpulan

Artikel ini telah mengupas tuntas tentang cara ternak sapi yang benar, mulai dari pemilihan bibit hingga catatan dan evaluasi. Dengan menerapkan cara ternak yang benar, peternak dapat meningkatkan kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraan sapi, serta memperoleh keuntungan yang lebih optimal dari usaha ternak sapi.

Beberapa poin utama yang perlu diingat antara lain:

  • Pemilihan bibit sapi yang berkualitas sangat penting untuk menghasilkan sapi yang sehat, produktif, dan berkualitas.
  • Pemberian pakan yang tepat dan berkualitas akan menjaga kesehatan, produktivitas, dan reproduksi sapi.
  • Perawatan kesehatan yang baik, pengelolaan reproduksi yang optimal, dan manajemen kandang yang baik sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan sapi.

Dengan menerapkan prinsip-prinsip cara ternak sapi yang benar, peternak dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas dan produktivitas ternak sapi di Indonesia, yang pada akhirnya akan meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.



By Danis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *